Saturday, August 15, 2015

POHON WALITIS DAN TITANG

Jumpa lagi in my blog. Hehee

Dah lama nggak keurus nih blog.. cerita-cerita lagi ahhhhhh

Ok, kali ini aku akan sedikit bercerita  tentang liburan lebaran juli 2015 yang sudah terlewati. Acara sich sebenarnya cuma sekedar mau reoni saja sama teman-teman terdekat SMK ku. Ohh ya jangan kaget ya kalau teman-teman SMK ku yang ikut ini cewek semua. Karena memang yang namanya jurusan Akuntansi kebanyakan cewek. Dan sekelasku dengan jumlah 36 siswa cowokknya Cuma 2 jadi ya gitu lahh. Ehehehe


"Jam 10 pagi. Di Rumah Natalia"

Keputusan yang didapat hasil dari ber chat-chat ria di BBM. Yuppss tempat awal berkumpul sebelum acara liburan dimulai.

Mandi, siapin bekal, dan saatnya berangkat. Tepat jam 9  kupacu motor kesayanganku the LEGEND ( motor Legenda ) dengan kecepatan maksimum ke tempat yang ditentukan untuk  pertemuan. Saking cepatnya motor BMW  ( bebek Merah Warnanya  / Honda 70 )pun dengan sangat mudah bisa melewatiku.

Setelah berkumpul semua ditempat Natalia perjalanan pun dimulai. Dari Kertosari ( Rumah Natalia ) berangkat kearah selatan dengan melewati tempat sekolah smk kita terdahulu yaitu di jalan kartini dan melewati juga tempat wisata Pikatan Indah Water Park. Dan terus jalan kearah Tembarak. Sampai di Pertigaan tembarak kita nunggu satu temen lagi kalau nggak salah Tata namanya ( Temen Natalia ) sekaligus juga pemandu jalan untuk sampai ke tujuan.

POHON LEGENDARIS WALITIS.

Tujuan pertama adalah sang pohon legendaris WALITIS. Dari arah pertigaan Tembarak itu lanjut lagi kearah Selopampang dan terus keatas sampai dengan desa terakhir atau desa paling atas gunung Sumbing dari arah tembarak. Desa Jetis kecamatan Selopampang Namanya. Tidak berhenti di situ kita masih harus naik terus keatas sampai habis jalan berbatuan dilanjut lagi jalan kaki terus keatas kira-kira 200 meter.

Nasib THE LEGEND? Ya dengan kondisi jalan yang terus menanjak membuatnya bekerja extra-extra-extra keras dari biasanya. Di kondisi jalan biasa aja dia mesti berkerja keras bawa beban yang beratnya lebih dari dua orang dewasa apalagi ditambah dengan kondisi jalan yang nanjak. Sempat juga ditengah perjalanan keluar asap dari mesin karena terlalu panas. dan ditanjakan terakhir aku nggak tega lagi untuk terus memaksanya jadi aku dorong saja.

Ohh ya belum dikasih tau ya apa istimewanya pohon tersebut.hehehe  Nih aku kasih sedikit gambaran tentang pohon walitis ( lebih lengkapnya browsing saja ya..!!)

Pohon Walitis adalah sebuah pohon yang sangat besar, menjulang tinggi dan merupakan pohon terbesar di lereng gunung Sumbing dan gunung SIndoro. Diperkirakan tinggi pohon mencapai 30 meter dengan lingkar luar sekitar 7-9 meter. Dibutuhkan 6 sampai 7 orang yang saling tautan sambil merentangkan kedua tangan untuk bisa memeluk pohon tersebut. Menurut warga sekitar pohon tersebut sudah berumur ratusan tahun dan katanya pohon ini berasal dari tongkat salah seorang pengikut wali yaitu Ki Ageng Makukuhan yang ditancapkan di tanah.

Hawa sejuk, tempat yang asri ditambah lagi hutan pinus disekitar pohon walitis membuat tempat tersebut sangat tepat untuk memanjakan mata dan juga paru-paru. Semilir angin sepoi-sepoi yang menyapu wajah  Menambah kesan memanjakan

Sekitar pukul 2 siang saatnya kita turun dan tujuan selanjutnya adalah Curug Titang. Tidak butuh waktu lama untuk sampai di Curug Titang karena masih berada di satu kecamatan yaitu tembarak. Dan tidak lupa juga ditengah jalan mampir sebentar ke tempat penjual mie ayam untuk sekedar memberi makan cacing-cacing dalam perut.

Curug Titang ini terletak di Desa Titang, Nampirejo, Tembarak, Temanggung. dan untuk mencapai lokasi kita harus menitipkan motor di rumah warga sekitar dan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 100 Meter melewati persawahan dan juga kebun bambu. Setelah sampai akan dimanjakan lagi dengan keindahan panoramanya, air yang jernih dan juga keasrian.

Setelah puas bermain air saatnya pulang dan diakhiri dengan makan bareng di angkringan depan BRI dipusat kota temanggung. 


Foto ditengah jalan, tepatnya disamping Embung. 
dari Kiri ke Kanan : Tata, Natalia, Susi, Feri, dan saya sendiri. Foto By Ririn.


Pohon WALITIS. Berada di tengah-tengah pohon yang kecil-kecil


Badan segede gitu dihadapan Pohon Walitis bagai cicak yang menempel dipohon. 


Menikmati keindahan alam dari bibir hutan


Ini nggak lagi galau atau apa ya,, cuma menikmati pemandangan saja,, heheehe


Curug Titang, Ririn cewek yang berada di pinggir.


Bbbbrrrrrrrr.. berendam dulu,, 

Bersyukur kepada tuhan atas segala ciptaan. keindahan Alam yang mampu membuat kita terperanjat dan berdetak kagum

Guys, kapan kita kemana lagi..hehehe

No comments: