Just My Opini yoww,,
Perubahan kearah yang lebih baik.
Hhhmmm
Perubahan,,,perubahan,,,perubahan.
Sebuah kata simple, yupzz dan
memang simple sekali. Hehehe
Perubahan diri kearah lebih baik.
semua juga berhak atas perubahan tersebut, eehhmmm bukan berhak sich sebenarnya
tapi sebuah keharusan. Dan harus ada niat dan juga tindakan yang menunjang kita
untuk lebih baik.
Ehhh,, oh ya lupa, bicara lebih
baik ini aku berbicara tentang perilaku ya, bukan yang lain seperti fashion
gitu. Emang penting juga sich fashion tapi tidak penting-penting amat kok,,
ehehehe mungkin seperti pepatah yang mengatakan “ jangan lihat sesuatu dari
luarnya saja”. Yupss inner beauty lebih penting dari pada apa yang tampak oleh
kasat mata.
Tapi kan yang pertama tampak oleh
seseorang adalah apa yang terlihat?? Penampilan cakep, neciss, klimis,
fashionable dll.. ehhh tapi diingat ya,
KORUPTOR tuh juga kaya gitu lho dari luarnya,, hehehe dan orang bertampang
sangar, baju compang camping, belum tentu penjahat. Dan penjahat pun masih
punya hati.
Eehhmm kembali ke perubahan diri
yang harus ada niat dalam diri. Ya niat dalam dirilah yang sangat berpengaruh
kepada perubahan itu sendiri. Seperti apa yang sudah Allah katakan bahwa “ Sesungguhnya
Allah Tidak Akan Merubah Keadaan Suatu Kaum Kecuali Kaum itu Sendiri Yang
Mengubahnya”. Dalam hal ini berarti untuk berubah kearah lebih baik kita sendiri
yang harus berusaha untuk merubahnya. Disamping berusaha pastinya juga harus
berdoa agar diberi jalan supaya lebih baik. Jangan sombong dech ya Cuma
berusaha doang tanpa berdoa,, hehehe
Orang bisa berubah kearah lebih
baik bisa karena adanya trauma akan suatu kejadian. Sebagai contoh mungkin
seperti gambaran ini: sebuah kelompok perampok yang terdiri dari beberapa
orang. Pada suatu saat dimana sewaktu mereka beraksi ketahuan oleh aparat dan kemudian terjadilah adu tembak. Semua
teman-temannya meninggal dan hanya menyisakan satu orang yang selamat. Dengan kejadian
itu orang tersebut sungguh terpukul dan trauma akan kejadian yang menimpa
teman-temannya. Kemudian dia bertobat dan berjalan kearah yang lebih baik.
Bisa juga orang berubah kearah
yang lebih baik karena adanya kehadiran orang lain. Alasan tersebut
dijadikannya untuk merubah kearah yang lebih baik. Seperti hadirnya dan
ditemukannya sang tambatan hati. Demi sang kekasih tersebut dia berubah dan
berjalan kearah yang lebih baik. Tapi seharusnya jangan hanya karena seseorang
saja perubahan itu tapi juga didasari dari niat dari dalam diri. Iya kalau
orang tersebut masih berada disamping kita, tapi kalau tuhan berkehendak lain ?
kita bisa saja kembali melakukan hal-hal yang dulu pernah dilakukan.
Seperti contoh seorang pemabuk
berat, jarang ibadah ketemu dengan seorang yang dicintainya dan dia berjanji
akan berubah kearah yang lebih baik. Tapi pada suatu saat didalam hubungannya
terdapat selisih atau adanya perbedaan pendapat yang menyebabkan adanya
pertengkaran. Dan karena perubahannya itu hanya didasari oleh rasa cintanya
maka dia akan melakukan tindakan itu lagi ( mabuk ) sebagai pelampiasan atas
kekecewaannya. dan apabila sampai putus dia bisa kembali kejalan yang dulu
lagi,,hehe tidak apa-apa juga sich
alasan perubahan kearah lebih baik dengan alasan orang lain, tapi juga harus
didasari niat dalam diri juga untuk meninggalkan kebiasaan buruknya tersebut.
Dan apabila itu terjadi ( putus
dalam percintaan )??
ingat-ingatlah kondisi dahulu
saat masih jadi pemabuk. Lebih baik mana kehidupanmu yang dahulu dan bandingkan
dengan kehidupanmu saat sekarang / sudah bukan pemabuk. Pasti lebih baik yang
sekarang dech. Kesehatanmu akan lebih baik, hubungan dengan orang lain lebih
baik, bisa berfikir lebih jernih, dan lain-lain.
Kok aku bisa tahu tentang efek
pemabuk,
Yahh dulunya aku juga pernah
merasakkanya. Dulu kalau tidak sampai muntah aku belum berhenti meminum minuman
keras tersebut.
Dan efeknya ke tubuhku ?
dulu sebelum mengenal minuman
tersebut berat badanku 118 Kg… mantep kan yowww,, hehehhehee dan hanya dalam
waktu 2 bulan saja berat badanku bisa turun drastis ke 80 Kg,,,,
Berarti bagus dong ya buat
dieettt ?
Bagus gundulmu kui,,, kulit
kering, muka jadi pucat pasi, sering sakit-sakitan, dan yang parah pernah
sampai maaf Berak darah. Dan itu begitu menyiksa buatku..
Kok bisa sich bisa berhenti gitu
?
Seperti judul coretanku ini ”
berubah untuk kearah yang lebih baik”, waktu itu aku berniat untuk berubah
karena tidak mungkin aku akan hidup terus begitu, jadi sedikit-sedikit aku
mulai mengurangi mengkonsumsinya. Dan terlihat jelas efeknya berat badanku
sudah akan kembali ke semula, kulit jadi lebih sehat dan lebih ganteng
pastinya,,, wkwkwkwkwkwkkk
kiri : kondisi waktu kurus ( 80 Kg ) dan kanan kondisi sekarang,, lebih ganteng kan ya... hehehhee Hueeeekkkkkkk
Sudah berhenti dong ya sekarang ?
Ehhmmm untuk urusan “mabuk” sih
Insyaallah sudah berhenti, tapi kalau untuk “Minum” masih diusahakan untuk bisa
berhenti.
Duapukkk Apa bedanya “pemabuk”
sama “peMinum”. Hahhh ?
Hehehee beda lah,, walau sama apa
yang diminum tapi orang pemabuk itu menyiksa diri sedangkan peminum itu
menikmati. PEmabuk itu mengkonsumsinya
secara berlebihan sedangkan Peminum itu punya control sendiri saat meminumnya jadi
tidak sampai hilang ingatan, masih bisa berfikir secara logis dan yang pasti
nggak sampai bikin kepala muter-muter. Hehehe Tapi untuk alasan apapun entah jadi Pemabuk
atau PEminum lebih baik dihindari. Karena ber-efek buruk bagi tubuh. dan efek
yang ditimbulkan hanya kenikmatan semu.
“ Selamat Tinggal Kancaku Lereno
Ndugal”
“Dongakno kuat Mendemku Wes Ora
Kumat”
Ehhmmm dan untuk menjadi lebih
baik lagi tentunya kita juga harus mendekatkan diri ke sang pencipta. Jujur
untuk menjalankan 5 waktu mungkin baru akhir-akhir ini bisa. Ya dengan sering
diingatkan seseorang sich sebenere hehehee,, terimakasih ya,,, rasanya lebih tentram,
lebih nyaman saat bisa dekat dan hidup jadi lebih terkontrol. Tapi semuanya tetap
kembali ke diri sendiri
Bangunin subuh ya,
“ pake Alarm”
Haduhhh ketus banget kan
jawabane, tapi maksud dia sebenere baik, supaya bisa sendiri tanpa
mengandalkannya. Walau pas subuh juga tetep di BBM sich nanyain dah bangun pa
belum, hehehe
Kalau dipikir-pikir 5 waktu
tersebut memang sudah disesuaikan untuk mengatur hidup kita kok, waktu subuh
saatnya kita bangun, waktu dhuhur saatnya kita istirahat, waktu ashar waktunya
kita membersihkan diri dan bersiap-siap berganti hari, waktu magrib saatnya
memulai pergantian hari ( bisa diisi dengan mengaji ) dan waktu isyak, saatnya
bercengkrama sebelum beranjak tidur.
Lah kalau kerjanya shift gmn dong. ??
Itu DL berarti,, hehehe bisa
disesuaikan kok. Missal sift malam dari jam 10 malam mpe 6 pagi. Berarti subuh
untuk siap-siap pulang, siang saatnya makan siang, terus tidur lagi, ashar
untuk bersih-2 magrib untuk mengaji isa’ saatnya siap-siap untuk berangkat. Kalau
untuk shift 2 jam 3 sore sampai jam 10 mlm. Subuh bangun dan mengaji sebentar. Dhuhur
untuk siap-siap berangkat, asar untuk istirahat sebentar magrib sampai isak
untuk makan, isa’ bekerja lagi dan
siap-siap untuk pulang,
Dah dulu bercoretnya.. klo
kebanyakan ntarnya lebih membosankan n males bacanya
I WISH WILL BE BETTER, and I wish
You Too.

No comments:
Post a Comment